HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and SemanticsLevel Double-A conformance, 
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0

Sejarah Pengadilan Negeri

Sejarah Pengadilan

Di halaman ini dijelaskan mengenai sejarah Pengadilan Negeri Tebing Tinggi                                                                                                                    

Dahulu Tebing Tinggi ini mempunyai daerah Padang Bedagai berkependudukan di Kota Tebing Tinggi. Daerah ini mempunyai dua kerajaan, yang terdiri dari kerajaan Padang dan Kerajaan Badagai, yang dipimpin masing – masing oleh seorang raja.

Didalam suatu kerajaan Kerapatan Padang berkependudukan di Tebing Tinggi di pimpin oleh Hakim T. Hasyim yang juga raja daerah Padang. Dan jaksanya ada dua orang yakni : T. Syah Buddin dan T. Said Almi, kerapatan ini khusus mengadili orang bumi putra (rakyat Tanjung Beringin). Kerapatan Bedagai (sekarang Tanjung Beringin)di pimpin oleh hakim T. Jalil yang juga Raja Daerah Bedagai, dan Jaksanya Ramli.

Kerapatan ini khusus mengadili orang Bumi Putra (Rakyat kerjaan Bedagai) kerapatan / pengadilan untuk asing berkedudukan di Pematang Siantar yang bersidang di Tebing Tinggi dipimpin oleh Hakim ketua MR. Derkswagar dan jaksa nya Baginda Marah said. Pengadilan ini pada waktu itu disebut Landrat, khusus mengadili orang – orang asing ( bahasa asing ).

Setelah perang dunia ke II tahun 1947 dan dengan keluarnya Undang – Undang Darurat Tahun 1951. kerapatan kerajaan ini dilebur menjadi pengadilan Negeri, dan ditetapkan T. Hasyim menjadi hakim yang pertama di pengadilan negeri, karena T. Hasyim adalah lulusan Rect Scool (sekolah hakim) dan jaksanya Ismail Karmin dengan daerah Jabatannya Untuk Padang, dan untuk Bedagai dipimpin oleh hakim kedua bernama R Tampubolon, kantor Pengadilan Negeri sebelum berkantor pada tempat yang sekarang ini adalah berkantor dikantor kedewanaan Tebing Tinggi.